Team Peliput : Melintas
Loa Kulu – Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Loa Kulu menghadiri kegiatan Musyawarah Lembaga Adat Desa Jembayan yang dilaksanakan di Gedung BPU Kantor Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra pemerintah desa dalam menjaga nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian adat dan budaya di Desa Jembayan. Suasana musyawarah berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat untuk memperkuat sinergi antara lembaga adat dan pemerintah desa.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai hal strategis terkait peran dan fungsi lembaga adat dibahas secara terbuka. Mulai dari upaya pelestarian nilai-nilai budaya lokal, penyelesaian permasalahan sosial kemasyarakatan melalui pendekatan adat, hingga penguatan kelembagaan adat agar mampu berkontribusi lebih optimal dalam pembangunan desa.
Kasi PMD Kecamatan Loa Kulu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah tersebut. Menurutnya, keberadaan lembaga adat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat serta menjadi salah satu pilar dalam mempertahankan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Lembaga adat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai penjaga tradisi dan budaya, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan berbudaya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. Menurutnya, nilai-nilai adat yang diwariskan oleh para leluhur mengandung banyak pelajaran tentang kebersamaan, gotong royong, serta penyelesaian masalah secara musyawarah yang masih relevan diterapkan hingga saat ini.
Melalui musyawarah ini, diharapkan lembaga adat Desa Jembayan dapat semakin kuat dan aktif dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Selain sebagai penjaga nilai budaya, lembaga adat juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa dalam berbagai program pembangunan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta mendukung terciptanya pembangunan yang selaras dengan nilai-nilai budaya lokal. Dengan sinergi yang baik, diharapkan berbagai program pembangunan di Desa Jembayan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan Musyawarah Lembaga Adat ini, Desa Jembayan menunjukkan komitmennya untuk terus menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat peran lembaga adat sebagai bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, berbudaya, dan sejahtera.





