Team Peliput : Melintas
Loa Kulu – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-8 Tingkat Kecamatan Loa Kulu resmi ditutup dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Desa Jongkang. Penutupan MTQ menjadi puncak dari rangkaian syiar Islam yang telah berlangsung selama beberapa hari dengan menghadirkan para kafilah terbaik dari seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Loa Kulu untuk berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an.
Acara penutupan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Kutai Kartanegara, Dr. H. Sunggono, M.M., yang secara resmi menutup penyelenggaraan MTQ ke-8 Tingkat Kecamatan Loa Kulu. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Junadi, A.Md., Camat Loa Kulu, H. Adriansyah, S.H., Sekretaris Camat Loa Kulu, Khairuddinata, S.IP., M.Si., selaku Ketua LPTQ Kecamatan Loa Kulu, unsur Forkopimcam Loa Kulu, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Loa Kulu, dewan hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kafilah, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara penutupan berlangsung meriah namun tetap sarat dengan nuansa religius. Penampilan para peserta terbaik, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta pengumuman hasil perlombaan menjadi momen yang paling dinantikan oleh seluruh kafilah dan masyarakat yang hadir. Suasana penuh haru dan rasa bangga tampak mewarnai acara ketika nama-nama para juara diumumkan satu per satu.

Dalam sambutannya, Dr. H. Sunggono, M.M. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, LPTQ Kecamatan Loa Kulu, Pemerintah Desa Jongkang sebagai tuan rumah, panitia pelaksana, dewan hakim, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan MTQ tahun ini. Menurutnya, keberhasilan sebuah MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Beliau menegaskan bahwa MTQ merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pembinaan mental dan spiritual. Oleh karena itu, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti pada arena perlombaan, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Sementara itu, Camat Loa Kulu, H. Adriansyah, S.H., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan MTQ ke-8 Tingkat Kecamatan Loa Kulu. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu demi menyukseskan salah satu agenda keagamaan terbesar di Kecamatan Loa Kulu.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Jongkang beserta seluruh masyarakat yang telah menjadi tuan rumah yang baik. Keramahan masyarakat, kesiapan panitia, serta dukungan dari berbagai elemen dinilai menjadi faktor penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Sebagai Ketua LPTQ Kecamatan Loa Kulu, Khairuddinata, S.IP., M.Si. menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, setiap peserta merupakan putra-putri terbaik yang telah membawa nama baik desa dan kelurahannya masing-masing.
Ia berharap pembinaan terhadap qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, maupun peserta cabang lainnya tidak berhenti setelah MTQ berakhir. Sebaliknya, momentum ini harus menjadi penyemangat bagi pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar lahir generasi Qur’ani yang mampu berprestasi hingga tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.

Pengumuman hasil perlombaan menjadi puncak kemeriahan malam penutupan. Berdasarkan keputusan dewan hakim, Desa Sepakat berhasil meraih predikat Juara Umum MTQ ke-8 Tingkat Kecamatan Loa Kulu setelah memperoleh akumulasi nilai tertinggi dari berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan. Prestasi tersebut disambut dengan rasa syukur dan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Keberhasilan Desa Sepakat menjadi juara umum menunjukkan hasil dari pembinaan keagamaan yang dilakukan secara konsisten di tingkat desa. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa dan kelurahan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Tilawatil Qur’an serta mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.
MTQ juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga dari seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Loa Kulu. Melalui kegiatan ini, semangat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan semakin tumbuh, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis serta religius.
Salah satu momen yang turut menjadi perhatian pada malam penutupan adalah penyerahan bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) sebagai simbol estafet penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan. Dalam kesempatan tersebut, secara resmi diumumkan bahwa Desa Jonggon Jaya ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-9 Tingkat Kecamatan Loa Kulu Tahun 2027.
Penetapan Desa Jonggon Jaya sebagai tuan rumah disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya persiapan penyelenggaraan MTQ tahun berikutnya sekaligus wujud komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan syiar Islam di Kecamatan Loa Kulu.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berharap Desa Jonggon Jaya dapat mempersiapkan penyelenggaraan MTQ ke-9 dengan sebaik-baiknya melalui sinergi antara pemerintah desa, LPTQ, panitia pelaksana, dan seluruh masyarakat. Dengan persiapan yang matang, MTQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi media untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Loa Kulu pada jenjang yang lebih tinggi.
Dengan berakhirnya MTQ ke-8 di Desa Jongkang dan ditetapkannya Desa Jonggon Jaya sebagai tuan rumah MTQ ke-9 Tahun 2027, diharapkan semangat membumikan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah Kecamatan Loa Kulu bersama LPTQ Kecamatan Loa Kulu berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta mendukung pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara yang harmonis dan berkelanjutan.





