Team Peliput : Rahmadani
Loa Kulu — Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Loa Kulu, Muhammad Fadli, S.Sos, menerima kunjungan perwakilan dari Japan International Cooperation Agency (JICA) di lokasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kecamatan Loa Kulu pada Jumat, 13 Maret 2026.
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka kegiatan Project for Formulation of the Tri-City Development Plan, sebuah program kerja sama yang bertujuan untuk mendukung perencanaan pembangunan wilayah secara terintegrasi, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dan sistem persampahan.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan JICA meninjau langsung operasional TPS3R di wilayah Kecamatan Loa Kulu yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Peninjauan dilakukan untuk melihat pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta potensi pengembangan sistem pengolahan sampah yang lebih berkelanjutan.
Kasi Pelayanan Umum, Muhammad Fadli, S.Sos, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan upaya pengelolaan sampah yang telah berjalan di Kecamatan Loa Kulu.
“Melalui kunjungan ini kami berharap pengelolaan TPS3R di Loa Kulu dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di wilayah sekitar,” ujarnya.
Selain meninjau fasilitas TPS3R, perwakilan JICA juga berdiskusi dengan pihak kecamatan terkait kondisi pengelolaan sampah, tantangan di lapangan, serta potensi peningkatan kapasitas pengelolaan sampah di masa mendatang.

Dalam sesi diskusi tersebut, tim JICA turut menggali informasi mengenai sistem pemilahan sampah, proses pengolahan sampah organik dan anorganik, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan operasional TPS3R. Hal ini menjadi bagian penting dalam penyusunan kajian perencanaan pembangunan kawasan yang lebih ramah lingkungan.
Perwakilan JICA juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pengelolaan sampah yang telah dijalankan di tingkat kecamatan. Menurut mereka, pengelolaan TPS3R yang melibatkan masyarakat secara aktif menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berharap hasil dari kunjungan ini dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi pengembangan sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut, sekaligus membuka peluang kerja sama dan peningkatan kapasitas pengelolaan lingkungan di masa mendatang.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh diskusi produktif. Diharapkan melalui program Tri-City Development Plan yang difasilitasi oleh Japan International Cooperation Agency, pengelolaan lingkungan dan sistem persampahan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat semakin berkembang dan berkelanjutan.






