Team Peliput : Rahmadani & Robiansyah
Sekretaris Camat Loa Kulu menghadiri kegiatan Syukuran Sedekah Bumi Bersih Desa yang dilaksanakan di Balai Dusun RT 007 Merangan, Desa Loh Sumber pada 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan dihadiri masyarakat setempat, tokoh adat, tokoh agama, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.
Acara Sedekah Bumi merupakan tradisi masyarakat yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi, keselamatan, serta keberkahan yang diberikan kepada masyarakat desa. Tradisi ini juga menjadi salah satu upaya melestarikan budaya dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Camat Loa Kulu menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun II Merangan yang terus menjaga dan melestarikan budaya gotong royong serta nilai-nilai kebersamaan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, kegiatan adat dan budaya seperti Sedekah Bumi memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan masyarakat.
“Tradisi Sedekah Bumi ini bukan hanya bentuk rasa syukur, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan menjaga kerukunan antar masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan prosesi syukuran dan makan bersama warga. Suasana kekeluargaan terlihat begitu hangat, mencerminkan tingginya semangat kebersamaan masyarakat Desa Loh Sumber dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dalam acara tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat desa.
Masyarakat Dusun II Merangan berharap kegiatan Sedekah Bumi Bersih Desa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang ada di Desa Loh Sumber.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan masyarakat semakin kuat serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Loh Sumber dan sekitarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari masyarakat yang hadir. Warga dari berbagai kalangan tampak bersama-sama mengikuti rangkaian acara hingga selesai sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya desa. Kehangatan dan kebersamaan yang tercipta menjadi gambaran kuatnya rasa persaudaraan di tengah masyarakat Dusun II Merangan.
Tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, Sedekah Bumi juga dimaknai sebagai sarana introspeksi dan memperkuat rasa kepedulian sosial antar sesama warga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk terus menjaga keharmonisan lingkungan, meningkatkan rasa syukur, serta mempertahankan nilai gotong royong yang telah menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan harapan agar generasi muda dapat terus ikut terlibat dalam kegiatan adat seperti ini sehingga tradisi yang diwariskan leluhur tetap terjaga dan tidak hilang seiring perkembangan zaman. Partisipasi aktif masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelestarian budaya lokal.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu juga menyampaikan dukungannya terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang bernilai positif, khususnya yang mampu mempererat hubungan sosial dan menjaga tradisi budaya daerah. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kegiatan-kegiatan budaya seperti Sedekah Bumi dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat.





