Kasi Trantib Kecamatan Loa Kulu Hadiri Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dalam Rangka TMMD ke-130 Tahun 2026

LOA KULU – Dalam upaya memperkuat rasa cinta tanah air, menanamkan nilai-nilai nasionalisme, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kegiatan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) digelar dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (4/11/2026), pukul 09.00 WITA, bertempat di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penyuluhan ini menghadirkan Dandim 0906/Kutai Kartanegara, Letkol Arm Benny Budiman, S.A.P., M.M., sebagai narasumber dan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah desa, Linmas, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Kenohan Kodim 0906/Kkr, Kapten Inf Ali Ahmad, Joni Purnomo, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Loa Kulu, Fitri Handayani, perwakilan Pemerintah Desa Sepakat dan Desa Loh Sumber, anggota Linmas dari Desa Sepakat, Desa Loh Sumber dan Desa Ponoragan, para tokoh masyarakat Kecamatan Loa Kulu, serta warga setempat.

Kehadiran Kasi Trantib Kecamatan Loa Kulu, Fitri Handayani, merupakan bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap kegiatan pembinaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan, menjaga ketertiban, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di lingkungan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebelum memasuki penyampaian materi penyuluhan wawasan kebangsaan oleh Dandim 0906/Kkr, Letkol Arm Benny Budiman, S.A.P., M.M.

Dalam pemaparannya, Dandim menjelaskan pentingnya memahami perkembangan geopolitik dunia, khususnya berkaitan dengan sumber daya energi yang memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas dan keamanan suatu negara. Ia menyampaikan bahwa sejak berkembangnya era industri, energi seperti minyak bumi, batu bara, gas alam hingga listrik telah menjadi kebutuhan strategis bagi kehidupan masyarakat dan keberlangsungan pembangunan suatu negara.

Keterbatasan serta ketidakmerataan sumber daya energi di berbagai belahan dunia menjadikan sektor tersebut memiliki nilai strategis dan kerap menjadi salah satu faktor yang memicu persaingan antarnegara, bahkan konflik berkepanjangan. Melalui pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan dapat melihat bahwa kekayaan sumber daya alam merupakan aset penting yang harus dijaga demi kepentingan bangsa dan negara.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, narasumber juga menayangkan video mengenai konflik yang terjadi di negara Libya sebagai bahan pembelajaran tentang dampak konflik yang tidak sehat terhadap stabilitas pemerintahan, kehidupan masyarakat, serta kondisi suatu negara. Dalam penyampaiannya, turut dibahas sejumlah negara yang menjadi contoh dalam diskusi mengenai konflik geopolitik dan kepentingan sumber daya energi, di antaranya Irak, Libya, Iran, Suriah, dan Venezuela.

Lebih lanjut, Dandim mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Berbagai potensi tersebut meliputi minyak bumi, batu bara, gas alam, emas, tembaga, timah, kelapa sawit, karet, kopi, kakao, hingga rempah-rempah. Kekayaan alam tersebut merupakan modal besar bagi bangsa Indonesia untuk membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, kekayaan sumber daya alam harus diimbangi dengan persatuan, kesadaran nasional, serta kemampuan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedaulatan negara. Masyarakat tidak hanya dituntut untuk mengetahui potensi yang dimiliki Indonesia, tetapi juga memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga dan memanfaatkannya secara bijaksana.

Materi selanjutnya membahas pentingnya menghapus dikotomi antara kalangan sipil dan militer. Dandim menekankan bahwa TNI dan masyarakat sipil merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hubungan keduanya harus dibangun melalui semangat saling menghormati, kepercayaan, kerja sama, serta harmonisasi demi kepentingan bangsa.

Melalui pemahaman tersebut, masyarakat diajak untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dapat memecah belah persatuan, melainkan senantiasa mengedepankan kepentingan nasional dan menjaga keharmonisan antarsesama elemen bangsa. Semangat cinta NKRI harus menjadi landasan dalam setiap tindakan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, narasumber juga mengingatkan kembali pentingnya memahami dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu:

  1. Pancasila, sebagai ideologi negara, pandangan hidup bangsa, serta pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang berkeadilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.
  2. Undang-Undang Dasar 1945, sebagai landasan konstitusional yang mengatur penyelenggaraan negara sekaligus menjamin hak dan kewajiban setiap warga negara.
  3. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagai bentuk negara yang harus senantiasa dijaga keutuhan dan kedaulatannya dari berbagai ancaman yang dapat memecah belah bangsa.
  4. Bhinneka Tunggal Ika, sebagai semboyan bangsa yang mengajarkan bahwa perbedaan suku, agama, bahasa, budaya, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan dalam membangun Indonesia.

Penyampaian materi tersebut menjadi pengingat bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar pengetahuan mengenai sejarah dan dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, memperkuat gotong royong, serta menghindari perselisihan merupakan bentuk nyata kecintaan masyarakat terhadap tanah air.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Loa Kulu, khususnya warga Desa Loh Sumber, Desa Sepakat, dan Desa Ponoragan, semakin memahami pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi berbagai tantangan, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Linmas, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif.

Kegiatan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dalam rangka TMMD ke-130 Tahun 2026 berakhir pada pukul 10.10 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat nasionalisme dan rasa cinta terhadap NKRI semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, menjaga keutuhan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia.

  • Related Posts

    Tingkatkan Kedisiplinan dan Tertib Administrasi Kehadiran, BKPSDM Kukar Sosialisasikan Aplikasi Praktisi di Kecamatan Loa Kulu

    LOA KULU – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan aparatur serta mengoptimalkan penerapan sistem absensi berbasis digital, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi…

    Penuh Kehangatan dan Kekeluargaan, Silaturahmi Purna Tugas Camat Loa Kulu H. Adriansyah, S.H. Berlangsung Khidmat

    LOA KULU – Suasana haru, hangat, dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Silaturahmi Purna Tugas Camat Loa Kulu, H. Adriansyah, S.H., yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Loa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kasi Trantib Kecamatan Loa Kulu Hadiri Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dalam Rangka TMMD ke-130 Tahun 2026

    • By admin
    • November 4, 2026
    • 6 views
    Kasi Trantib Kecamatan Loa Kulu Hadiri Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dalam Rangka TMMD ke-130 Tahun 2026

    Kasi Pemerintahan Kecamatan Loa Kulu Bersama Polres Kukar Tinjau Lokasi Permasalahan Lahan di Desa Jembayan Dalam

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 4 views
    Kasi Pemerintahan Kecamatan Loa Kulu Bersama Polres Kukar Tinjau Lokasi Permasalahan Lahan di Desa Jembayan Dalam

    Tingkatkan Kedisiplinan dan Tertib Administrasi Kehadiran, BKPSDM Kukar Sosialisasikan Aplikasi Praktisi di Kecamatan Loa Kulu

    • By admin
    • November 3, 2026
    • 8 views
    Tingkatkan Kedisiplinan dan Tertib Administrasi Kehadiran, BKPSDM Kukar Sosialisasikan Aplikasi Praktisi di Kecamatan Loa Kulu

    Penuh Kehangatan dan Kekeluargaan, Silaturahmi Purna Tugas Camat Loa Kulu H. Adriansyah, S.H. Berlangsung Khidmat

    • By admin
    • November 2, 2026
    • 9 views
    Penuh Kehangatan dan Kekeluargaan, Silaturahmi Purna Tugas Camat Loa Kulu H. Adriansyah, S.H. Berlangsung Khidmat

    Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan, Safari Subuh dan Doa Bersama Digelar di Masjid Besar Al-Mizan Kecamatan Loa Kulu

    • By admin
    • November 1, 2026
    • 6 views
    Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan, Safari Subuh dan Doa Bersama Digelar di Masjid Besar Al-Mizan Kecamatan Loa Kulu

    Kasi Pemerintahan Kecamatan Loa Kulu Hadiri Rapat Rencana Penetapan Lokasi Lahan Pembangunan Markas Kopassus

    • By admin
    • Oktober 29, 2026
    • 25 views
    Kasi Pemerintahan Kecamatan Loa Kulu Hadiri Rapat Rencana Penetapan Lokasi Lahan Pembangunan Markas Kopassus
    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial