Team Peliput : Robiansyah & Rahmadani
Pemerintah Desa Loh Sumber kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program percepatan penanganan stunting melalui kegiatan Rembug Stunting yang dilaksanakan di Gedung BPU Kantor Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu. Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh antusias yang dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tenaga kesehatan, serta masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Loa Kulu, Kepala Desa Loh Sumber, Ketua BPD Loh Sumber, pendamping desa, Babinsa Loh Sumber, kader posyandu, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang bersama-sama mengikuti jalannya kegiatan rembuk stunting.
Rembug stunting ini menjadi salah satu agenda penting desa dalam rangka menyusun langkah strategis dan program prioritas terkait pencegahan serta penanganan stunting. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah koordinasi dan diskusi bersama antar pihak terkait agar penanganan stunting dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Sekcam Loa Kulu menyampaikan bahwa stunting merupakan salah satu persoalan yang harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan. Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan semata, namun membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga keluarga. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola asuh anak sangat diperlukan agar angka stunting dapat terus ditekan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Loh Sumber yang terus aktif mendukung berbagai program kesehatan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Menurutnya, rembuk stunting seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan menentukan langkah nyata yang akan dilaksanakan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai kondisi balita dan keluarga berisiko stunting di Desa Loh Sumber. Data tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk menentukan program prioritas yang tepat sasaran, mulai dari peningkatan pelayanan posyandu, pemberian makanan tambahan, edukasi pola hidup sehat, hingga peningkatan sanitasi lingkungan.
Kepala Desa Loh Sumber dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah desa akan terus berupaya mengoptimalkan penggunaan program dan kegiatan desa yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak usia dini.
“Kami berharap melalui rembuk stunting ini dapat lahir solusi dan langkah konkret yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Loh Sumber,” ungkapnya.

Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Para kader kesehatan dan peserta yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk terkait pola konsumsi masyarakat, pemenuhan gizi anak, hingga kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kehadiran Babinsa Loh Sumber dan pendamping desa dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan adanya dukungan lintas sektor terhadap program penanganan stunting. Kolaborasi antar lembaga dinilai sangat penting agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Selain menjadi forum pembahasan program kesehatan, kegiatan rembuk stunting ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Para peserta diingatkan bahwa pemenuhan gizi anak, pola asuh yang baik, lingkungan yang bersih, serta pemeriksaan kesehatan rutin merupakan faktor penting dalam mencegah terjadinya stunting.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat serta mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kecamatan Loa Kulu.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Desa Loh Sumber yang sehat, maju, dan bebas stunting di masa mendatang.





