Tim Peliput : Melintas
Loa Kulu – Komitmen dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan kembali mendapat perhatian dari berbagai kalangan. TPS3R Barokah Kecamatan Loa Kulu menerima kunjungan studi banding dari rombongan guru SMA Negeri 1 Tenggarong yang ingin mempelajari secara langsung sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah diterapkan di Kecamatan Loa Kulu.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Loa Kulu, Muhammad Fadli, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Ketua TPS3R Barokah Kecamatan Loa Kulu. Kehadiran rombongan guru menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan sejak dini.
Dalam sambutannya, Kasi Pelayanan Umum menyampaikan apresiasi atas dipilihnya TPS3R Barokah sebagai lokasi studi banding. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus motivasi bagi pengelola untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi dalam pengelolaan sampah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Melalui kunjungan ini kami berharap dapat berbagi pengalaman sekaligus menginspirasi sekolah-sekolah agar mampu menerapkan budaya peduli lingkungan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh pemaparan mengenai sejarah berdirinya TPS3R Barokah, sistem operasional pengelolaan sampah, mekanisme pemilahan sampah organik dan anorganik, hingga proses pengolahan sampah yang memiliki nilai ekonomis. Selain itu, peserta juga diajak melihat secara langsung berbagai fasilitas yang digunakan dalam mendukung proses pengelolaan sampah agar lebih efektif dan ramah lingkungan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh para guru mengenai strategi meningkatkan partisipasi masyarakat, tantangan dalam pengelolaan sampah, serta upaya membangun kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Berbagai pengalaman yang telah dijalankan TPS3R Barokah menjadi referensi yang dinilai sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran maupun program sekolah berwawasan lingkungan.
Kegiatan studi banding ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan mempererat sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan lahir berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.
Sebagai salah satu unit pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kecamatan Loa Kulu, TPS3R Barokah terus berupaya mengembangkan sistem pengelolaan yang efektif, mulai dari pengurangan sampah di sumbernya, pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah yang dilakukan secara bersama-sama mampu memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Kecamatan Loa Kulu dan SMA Negeri 1 Tenggarong dapat terus terjalin dengan baik. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan lingkungan menjadi langkah nyata dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan, pelestarian lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara.






