Loa Kulu Kota – Semangat syiar Islam dan pembinaan generasi muda kembali bergema dalam pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Desa Loa Kulu Kota yang berlangsung meriah dan penuh khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Loa Kulu yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kecamatan Loa Kulu, bersama unsur pemerintah desa, tokoh agama, dewan hakim, serta masyarakat yang turut memberikan dukungan kepada para peserta.
Pelaksanaan STQ tingkat desa ini menjadi salah satu upaya dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an. Melalui ajang ini, para peserta diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang tilawah dan cabang-cabang lomba Al-Qur’an lainnya, sekaligus menjadi sarana pembinaan yang berkelanjutan menuju kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Sekcam Loa Kulu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Loa Kulu Kota, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, STQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Melalui STQ ini kita berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai Ketua LPTQ Kecamatan Loa Kulu, dirinya juga menegaskan pentingnya pembinaan peserta secara berkesinambungan. Menurutnya, keberhasilan dalam ajang MTQ maupun STQ tidak terlepas dari proses pembelajaran dan latihan yang dilakukan secara konsisten oleh para peserta, pembina, dan lembaga pendidikan keagamaan yang ada di desa.
Suasana kompetisi berlangsung dengan penuh semangat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta tampil percaya diri di hadapan dewan hakim dan para penonton yang hadir memberikan dukungan. Kemampuan yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa potensi generasi muda di Desa Loa Kulu Kota dalam bidang seni baca Al-Qur’an dan pemahaman keislaman terus berkembang dari tahun ke tahun.
Selain menjadi ajang pencarian bibit unggul, STQ juga berfungsi sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai agama.

Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berharap kegiatan STQ tingkat desa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan semakin berkualitas setiap tahunnya. Dengan demikian, akan lahir lebih banyak qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta generasi muda yang mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui pelaksanaan STQ ini, Desa Loa Kulu Kota tidak hanya mencari peserta terbaik untuk mewakili desa pada tingkat berikutnya, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membumikan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat. Semangat tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan harmonis di wilayah Kecamatan Loa Kulu.






