Semarak Gelar Budaya Loa Kulu, 1000 Tumpeng dan 18 Paguyuban Jaranan-Reog Meriahkan Panggung Budaya

LOA KULU – Semangat melestarikan budaya dan mempererat kebersamaan masyarakat kembali terasa di Kecamatan Loa Kulu. Pemerintah Kecamatan Loa Kulu turut ambil bagian dalam Gelar Budaya 1000 Tumpeng dan Penampilan 18 Paguyuban Seni Jaranan dan Reog se-Kecamatan Loa Kulu, yang berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta para pelaku seni dan budaya.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Gelar Budaya Kecamatan Loa Kulu ini dilaksanakan mulai 25 hingga 30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Loa Kulu.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Camat Loa Kulu, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Wakapolres Kutai Kartanegara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, para sesepuh paguyuban, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan besarnya dukungan terhadap upaya pelestarian seni dan budaya daerah, sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap masyarakat dan para pelaku seni yang selama ini terus menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

1000 Tumpeng, Simbol Kebersamaan dan Rasa Syukur

Salah satu rangkaian yang menjadi daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah Gelar 1000 Tumpeng. Ribuan tumpeng yang dihadirkan bukan hanya menjadi bagian dari kemeriahan acara, tetapi juga merepresentasikan nilai kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, dan kerukunan masyarakat.

Tradisi tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan. Masyarakat dari berbagai desa dan paguyuban turut berpartisipasi sehingga menciptakan suasana budaya yang semarak dan penuh keakraban.

18 Paguyuban Jaranan dan Reog Tampilkan Kekayaan Seni Jawa

Kemerihaan semakin terasa dengan penampilan 18 paguyuban kesenian Jaranan dan Reog se-Kecamatan Loa Kulu. Berbagai kelompok seni menampilkan atraksi khas kesenian Jawa dengan iringan musik tradisional, gerakan tari, serta karakter dan properti khas Jaranan maupun Reog.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari upaya menjaga eksistensi kesenian tradisional agar tetap dikenal dan diminati oleh generasi muda.

Gelar Budaya ini sekaligus memperlihatkan bahwa Kecamatan Loa Kulu memiliki keberagaman seni dan budaya yang hidup berdampingan. Kesenian Jawa yang ditampilkan oleh berbagai paguyuban menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Loa Kulu yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Digelar di Dua Zona

Untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat dan para pelaku seni, rangkaian Gelar Budaya Kecamatan Loa Kulu dilaksanakan dengan pembagian lokasi menjadi dua zona.

Zona 1 dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Loa Kulu, kemudian rangkaian kegiatan dilanjutkan di Zona 2 yang berlokasi di Lapangan Sepak Bola Desa Margahayu.

Pembagian zona tersebut memungkinkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dapat digelar secara lebih meriah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat di wilayah berbeda untuk ikut menikmati dan menyaksikan langsung berbagai pertunjukan kesenian.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat dapat menyaksikan beragam penampilan dari paguyuban kesenian Jawa, khususnya Jaranan dan Reog, yang menjadi salah satu identitas budaya yang berkembang kuat di Kecamatan Loa Kulu.

Budaya Hidup, Masyarakat Bersatu

Gelar Budaya Kecamatan Loa Kulu menjadi pengingat bahwa budaya bukan sekadar pertunjukan di atas panggung. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, gotong royong, penghormatan terhadap tradisi, serta semangat untuk menjaga identitas masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berharap semangat pelestarian budaya dapat terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda. Kesenian tradisional diharapkan tidak hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi mampu terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di masa kini.

Dengan semangat “Budaya Lestari, Masyarakat Bersatu”, Gelar Budaya Kecamatan Loa Kulu diharapkan menjadi agenda yang mampu memperkuat persaudaraan sekaligus memperkenalkan keberagaman seni dan budaya Loa Kulu kepada masyarakat yang lebih luas.

  • Related Posts

    Persiapan Doa Bersama dan Salat Istisqa, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Gelar Rakor Lintas Sektor

    LOA KULU – Pemerintah Kecamatan Loa Kulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama sejumlah pihak dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan doa bersama dan salat istisqa di wilayah Kecamatan Loa Kulu. Rapat koordinasi…

    Apel Senin Pagi di Kantor Camat Loa Kulu Dirangkai Penyerahan Hadiah Lomba Semarak Kemerdekaan

    LOA KULU – Mengawali aktivitas dan pelayanan pemerintahan pada awal pekan, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu kembali melaksanakan apel Senin pagi yang rutin digelar di halaman Kantor Camat Loa Kulu. Apel…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Persiapan Doa Bersama dan Salat Istisqa, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Gelar Rakor Lintas Sektor

    • By admin
    • September 1, 2026
    • 37 views
    Persiapan Doa Bersama dan Salat Istisqa, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu Gelar Rakor Lintas Sektor

    Apel Senin Pagi di Kantor Camat Loa Kulu Dirangkai Penyerahan Hadiah Lomba Semarak Kemerdekaan

    • By admin
    • Agustus 31, 2026
    • 32 views
    Apel Senin Pagi di Kantor Camat Loa Kulu Dirangkai Penyerahan Hadiah Lomba Semarak Kemerdekaan

    Launching Tiga Benda Pusaka Terbesar di Dunia, Jadi Momentum Pelestarian Warisan Budaya di Loa Kulu

    • By admin
    • Agustus 30, 2026
    • 30 views
    Launching Tiga Benda Pusaka Terbesar di Dunia, Jadi Momentum Pelestarian Warisan Budaya di Loa Kulu

    Meriah dan Penuh Makna, Gelar Budaya 1000 Tumpeng Ditutup dengan Jaranan dan Reog

    • By admin
    • Agustus 30, 2026
    • 36 views
    Meriah dan Penuh Makna, Gelar Budaya 1000 Tumpeng Ditutup dengan Jaranan dan Reog

    Semarakkan HUT ke-81 RI, Kasi PMD Kecamatan Loa Kulu Lepas Peserta Jalan Santai Sehat dan Zumba Ceria di Desa Sumber Sari

    • By admin
    • Agustus 30, 2026
    • 30 views
    Semarakkan HUT ke-81 RI, Kasi PMD Kecamatan Loa Kulu Lepas Peserta Jalan Santai Sehat dan Zumba Ceria di Desa Sumber Sari

    Sekcam Loa Kulu Terima Kunjungan Kementerian PU di TPS3R Barokah

    • By admin
    • Agustus 28, 2026
    • 28 views
    Sekcam Loa Kulu Terima Kunjungan Kementerian PU di TPS3R Barokah
    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial