Team Peliput : Melintas
Loa Kulu — Suasana penuh kebanggaan dan semangat kebangsaan terasa di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, saat dilaksanakan Upacara Peresmian Batalyon Armed 22/Kesumawira. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan pertahanan dan keamanan di wilayah Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Loa Kulu turut hadir mewakili Pemerintah Kecamatan Loa Kulu. Kehadiran Sekcam menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan satuan baru sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan unsur TNI dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Upacara peresmian turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Bupati Kutai Kartanegara, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan pentingnya momentum peresmian Batalyon Armed 22/Kesumawira bagi penguatan kelembagaan dan sinergi lintas sektor di wilayah Kalimantan Timur.

Batalyon Armed 22/Kesumawira yang berada di wilayah Desa Jembayan diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Bagi Kecamatan Loa Kulu, keberadaan satuan tersebut juga menjadi bagian dari dinamika positif pembangunan wilayah. Kehadiran institusi negara di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat rasa aman serta membangun hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat.
Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Peresmian Batalyon Armed 22/Kesumawira tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor menjadi hal penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Keamanan yang kondusif merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung kelancaran pembangunan dan aktivitas masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu menyambut baik keberadaan Batalyon Armed 22/Kesumawira di Desa Jembayan. Diharapkan kehadiran satuan ini dapat berjalan beriringan dengan masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Selain menjalankan tugas pokok pertahanan, keberadaan TNI di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Komunikasi serta hubungan yang baik antara prajurit dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kehidupan yang harmonis.
Desa Jembayan Jadi Bagian dari Momentum Bersejarah
Bagi Desa Jembayan, menjadi lokasi peresmian Batalyon Armed 22/Kesumawira merupakan sebuah momentum tersendiri. Kehadiran satuan tersebut menambah dinamika dan peran strategis desa dalam mendukung berbagai aktivitas pemerintahan dan pertahanan di wilayah Kecamatan Loa Kulu.
Masyarakat diharapkan dapat menyambut keberadaan Batalyon Armed 22/Kesumawira dengan baik serta terus menjaga komunikasi dan hubungan positif dengan para prajurit.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu juga berharap ke depan terjalin kerja sama yang semakin erat dalam berbagai bidang yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga dapat mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Bupati Kutai Kartanegara, jajaran TNI, unsur Forkopimda, serta pejabat lainnya dalam peresmian tersebut menjadi gambaran kuatnya dukungan berbagai pihak terhadap keberadaan Batalyon Armed 22/Kesumawira.
Dengan diresmikannya Batalyon Armed 22/Kesumawira, diharapkan semakin kuat pula semangat menjaga kedaulatan, keamanan, dan persatuan, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.







