Loa Kulu – Dalam rangka penyusunan arah pembangunan desa yang lebih terencana dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Loa Kulu menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2027 yang dilaksanakan di Gedung BPU Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.
Kegiatan Musrenbangdes tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah desa, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi, menyusun usulan program prioritas, dan menyelaraskan rencana pembangunan desa dengan program pembangunan daerah.
Musrenbang Desa Jembayan Tengah Tahun 2027 dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, Pemerintah Desa Jembayan Tengah, beberapa perangkat daerah terkait, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan desa, serta seluruh tamu undangan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ada hal menarik yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Musrenbangdes kali ini. Suasana kegiatan terlihat berbeda dengan kehadiran staf Pemerintah Desa Jembayan Tengah dan panitia pelaksana yang mengenakan pakaian adat Nusantara. Penampilan tersebut memberikan nuansa budaya yang kental dan menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.
Penggunaan pakaian adat Nusantara dalam kegiatan Musrenbangdes tidak hanya menjadi simbol keindahan budaya, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun desa. Kehadiran unsur budaya tersebut memberikan warna tersendiri dalam forum perencanaan pembangunan yang biasanya berlangsung secara formal.
Dalam kegiatan tersebut, peserta Musrenbangdes bersama-sama membahas berbagai usulan pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat Desa Jembayan Tengah. Berbagai masukan dan aspirasi masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027.

Sekcam Loa Kulu menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musrenbangdes Desa Jembayan Tengah yang berjalan dengan baik serta mengedepankan partisipasi berbagai pihak. Menurutnya, perencanaan pembangunan yang baik harus melibatkan masyarakat agar program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan memberikan manfaat secara luas.
“Musrenbangdes merupakan wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyusun pembangunan yang tepat sasaran. Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, perangkat daerah, dan masyarakat, diharapkan rencana pembangunan yang disusun dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Jembayan Tengah,” ungkapnya.
Selain menjadi ruang pembahasan pembangunan, kegiatan Musrenbangdes juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah desa dengan berbagai pihak terkait. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Desa Jembayan Tengah bersama jajaran panitia juga menyampaikan komitmen untuk terus mendorong pembangunan desa melalui perencanaan yang transparan dan melibatkan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, setiap usulan pembangunan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Pelaksanaan Musrenbangdes Tahun 2027 di Desa Jembayan Tengah menjadi bukti bahwa proses pembangunan tidak hanya berbicara mengenai program dan anggaran, tetapi juga tentang kebersamaan, partisipasi, serta menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berharap hasil Musrenbangdes Desa Jembayan Tengah dapat menjadi dasar penyusunan rencana pembangunan yang efektif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Semangat pembangunan yang dipadukan dengan kekayaan budaya Nusantara menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut, bahwa pembangunan desa dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga dan melestarikan nilai budaya bangsa.







