Team Peliput : Melintas
Loa Kulu – Komitmen dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangun masyarakat yang religius terus diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang digelar di Gedung BPU Kantor Desa Sepakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Loa Kulu sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kecamatan terhadap program pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan GEMA berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti oleh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RT, lembaga kemasyarakatan desa, serta masyarakat Desa Sepakat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bersama-sama menciptakan suasana yang khidmat dan menenangkan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Gerakan Etam Mengaji merupakan salah satu program yang bertujuan menumbuhkan budaya gemar membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Program ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sekcam Loa Kulu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sepakat beserta seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga semangat dalam membumikan Al-Qur’an melalui Gerakan Etam Mengaji. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi pondasi penting dalam membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia.
Ia menambahkan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral, etika, serta kehidupan sosial masyarakat yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Lebih lanjut, Sekcam berharap Gerakan Etam Mengaji tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan hingga menjadi budaya di setiap lingkungan masyarakat. Dengan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, diharapkan semangat mencintai Al-Qur’an akan terus tumbuh dari generasi ke generasi.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Melalui kebersamaan dalam membaca Al-Qur’an, terjalin komunikasi yang semakin erat antarwarga sehingga mampu menciptakan lingkungan yang damai, rukun, dan saling mendukung dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Gerakan Etam Mengaji memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, pembinaan keagamaan menjadi benteng moral yang penting agar generasi muda tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan budaya bangsa.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang religius serta kondusif bagi pembangunan daerah.
Antusiasme masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap syiar Islam masih sangat kuat. Hal ini menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang harmonis, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
Melalui pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dipelajari, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan karakter masyarakat sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di Desa Sepakat serta Kecamatan Loa Kulu secara umum.







