Team Peliput : Melintas
Loa Kulu – Sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama atas kondisi cuaca yang menyebabkan berkurangnya curah hujan, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu bersama seluruh elemen masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Sepak Bola Loa Kulu. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari jajaran pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga para pelajar di wilayah Kecamatan Loa Kulu.
Pelaksanaan Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan rahmat berupa turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh makhluk hidup. Melalui kegiatan ini, masyarakat Loa Kulu bersama-sama memanjatkan doa agar kondisi lingkungan kembali mendapatkan keseimbangan serta kebutuhan air bagi kehidupan masyarakat dapat terpenuhi.
Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan memenuhi area Lapangan Sepak Bola Loa Kulu dengan membawa semangat kebersamaan. Suasana penuh kekhusyukan terlihat saat seluruh jamaah mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pelaksanaan salat, penyampaian khutbah, hingga doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Loa Kulu beserta jajaran, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas. Kehadiran pemerintah bersama masyarakat menjadi simbol kebersamaan dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi di wilayah Kecamatan Loa Kulu.
Selain diikuti oleh masyarakat umum, kegiatan Salat Istisqa juga melibatkan para siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Loa Kulu. Kehadiran para pelajar menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pembelajaran bahwa setiap permasalahan dapat dihadapi dengan doa, usaha, dan kebersamaan.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para jamaah diajak untuk meningkatkan rasa syukur, memperbanyak istighfar, serta mempererat hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Salat Istisqa juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya alam secara bijaksana.
Kondisi minimnya curah hujan tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga dapat memengaruhi berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, serta ketersediaan sumber air. Oleh karena itu, kegiatan doa bersama ini diharapkan menjadi ikhtiar spiritual sekaligus penguatan solidaritas masyarakat dalam menghadapi kondisi tersebut.

Camat Loa Kulu menyampaikan bahwa kegiatan Salat Istisqa ini merupakan wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memohon pertolongan serta keberkahan dari Allah SWT. Selain sebagai bentuk doa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan memperkuat nilai gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Loa Kulu.
“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Loa Kulu. Semoga ikhtiar dan doa yang kita lakukan bersama mendapatkan ridha dari Allah SWT,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya Salat Istisqa ini, Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berharap masyarakat tetap menjaga kepedulian terhadap lingkungan, memperkuat rasa kebersamaan, serta terus berdoa dan berikhtiar dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masyarakat Loa Kulu tetap terjaga. Melalui doa yang dipanjatkan bersama, seluruh masyarakat berharap hujan segera turun dan membawa kesejukan, keberkahan, serta manfaat bagi kehidupan di Kecamatan Loa Kulu.






