Team Peliput : Melintas
Loa Kulu – Upaya penyelesaian konflik lahan kembali dilakukan melalui jalur musyawarah di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Kegiatan mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah desa ini berlangsung dengan menghadirkan berbagai pihak terkait guna mencari solusi terbaik secara damai.
Dalam kegiatan tersebut, Kasi Pemerintahan Kecamatan Loa Kulu turut hadir secara langsung sebagai bentuk dukungan pemerintah kecamatan dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan proses penyelesaian berjalan secara adil dan transparan.

Mediasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Jembayan ini juga dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Desa Jembayan, Kepala Desa Jembayan, Babinsa, serta pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa lahan. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjembatani komunikasi antar pihak.
Dalam arahannya, perwakilan Kecamatan Loa Kulu menekankan pentingnya penyelesaian masalah melalui musyawarah mufakat, serta mengedepankan bukti-bukti yang sah dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar semua pihak dapat menahan diri dan menghormati proses yang sedang berlangsung.
Sementara itu, Kepala Desa Jembayan menyampaikan komitmennya untuk terus memfasilitasi penyelesaian konflik warga secara kekeluargaan. Ia berharap melalui mediasi ini dapat tercapai kesepakatan yang tidak merugikan salah satu pihak.
Proses mediasi berlangsung dengan dialog terbuka, di mana masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan bukti yang dimiliki. Meski belum mencapai keputusan final, kegiatan ini menjadi langkah awal yang positif dalam mencari titik temu dan mencegah konflik yang lebih luas.
Pemerintah kecamatan dan desa berkomitmen untuk terus mengawal proses penyelesaian hingga tercapai kesepakatan bersama yang adil dan dapat diterima oleh semua pihak.





