LOA KULU – Semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat mewarnai pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Desa Margahayu yang dilaksanakan di halaman Kantor Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu. Mengusung tema “Satu Padu Membangun Desa”, perayaan tahun ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendorong kemajuan desa.
Rangkaian peringatan HUT ke-44 Desa Margahayu berlangsung mulai tanggal 29 September hingga 5 Oktober. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Loa Kulu yang hadir mewakili Pemerintah Kecamatan Loa Kulu. Pembukaan tersebut menjadi tanda dimulainya berbagai rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan untuk memeriahkan hari jadi Desa Margahayu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Margahayu, Kapolsek Loa Kulu, jajaran Polri dari SPN Polda Kalimantan Timur dan Mako Brimob Pas II Jonggon, Bhabinkamtibmas Desa Margahayu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh seni, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi gambaran kuatnya dukungan dan kebersamaan dalam peringatan hari jadi Desa Margahayu. Tidak hanya menjadi ajang perayaan, kegiatan ini juga mempertemukan berbagai elemen masyarakat dan unsur pemerintahan dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Tema “Satu Padu Membangun Desa” yang diangkat pada peringatan tahun ini memiliki makna penting tentang perlunya persatuan, kolaborasi, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa. Kemajuan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa semata, melainkan membutuhkan dukungan dan kontribusi bersama, mulai dari unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh adat, pelaku seni, pemuda, hingga seluruh lapisan warga.

Memasuki usia ke-44 tahun, Desa Margahayu telah melalui perjalanan panjang dengan berbagai dinamika dan perkembangan. Momentum hari jadi ini menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para pendahulu, menghargai kontribusi masyarakat, serta melihat kembali berbagai upaya yang telah dilakukan dalam membangun dan memajukan desa.
Selain itu, peringatan HUT desa juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga. Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan, masyarakat dapat saling bertemu, menjalin silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian terhadap desa tempat mereka tinggal.
Keterlibatan tokoh seni dan tokoh adat dalam perayaan ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberagaman serta melestarikan nilai-nilai budaya yang tumbuh di tengah masyarakat. Seni dan tradisi lokal merupakan salah satu kekayaan desa yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya agar tetap hidup dan berkembang seiring dengan kemajuan zaman.
Pemerintah Kecamatan Loa Kulu menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan hari jadi desa. Momentum seperti ini diharapkan dapat menjadi ruang positif untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membangun kesadaran bahwa kemajuan wilayah berawal dari kebersamaan dan kepedulian di lingkungan masing-masing.

Selama pelaksanaan pada 29 September hingga 5 Oktober, berbagai rangkaian kegiatan HUT ke-44 Desa Margahayu diharapkan dapat berlangsung dengan lancar serta mendapat antusiasme dari masyarakat. Partisipasi seluruh warga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana perayaan yang meriah, tertib, dan penuh makna.
Dengan mengusung semangat “Satu Padu Membangun Desa”, peringatan HUT ke-44 Desa Margahayu diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi titik penguat komitmen bersama untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam pembangunan desa.
Selamat Hari Ulang Tahun ke-44 Desa Margahayu. Satu Padu, Satu Tujuan, Bersama Membangun Desa yang Lebih Maju dan Sejahtera.






