Team Peliput : Rahmadani
Loa Kulu, 7 April 2026 — Pemerintah Kecamatan Loa Kulu memfasilitasi kegiatan sosialisasi reaktivasi BPJS bagi masyarakat yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara, bertempat di Gedung BPU Kecamatan Loa Kulu, Selasa (7/4).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Loa Kulu yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan sosialisasi. Turut hadir narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni Drs. Yuliandris Suherdiman selaku Sekretaris Dinas Sosial, serta Putri Intan Pursalina, S.Sos. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para kepala desa atau perwakilan kepala desa se-Kecamatan Loa Kulu.

Dalam sambutannya, Camat Loa Kulu menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini. Ia menegaskan bahwa program reaktivasi BPJS sangat penting dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang kepesertaannya sempat tidak aktif.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memberikan pemahaman terkait prosedur dan persyaratan reaktivasi BPJS, sehingga masyarakat dapat kembali memperoleh jaminan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara menjelaskan secara rinci terkait mekanisme reaktivasi kepesertaan BPJS, termasuk kriteria penerima manfaat, alur pengajuan, serta peran pemerintah desa dalam proses verifikasi data masyarakat.
Dalam pemaparannya, Drs. Yuliandris Suherdiman menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa sangat diperlukan untuk memastikan program ini berjalan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya validasi data agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat segera mendapatkan bantuan.
Putri Intan Pursalina, S.Sos menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sosial, termasuk dalam hal jaminan kesehatan. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya pemerintah desa, untuk aktif membantu masyarakat dalam proses pengurusan administrasi reaktivasi BPJS.
Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta yang terdiri dari aparatur desa dan perwakilan masyarakat antusias menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kendala yang dihadapi di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami secara menyeluruh prosedur reaktivasi BPJS, sehingga dapat diteruskan informasinya kepada masyarakat luas di masing-masing desa.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan melalui program jaminan sosial yang berkelanjutan.






