Team Peliput : Robiansyah & Rahmadani
Tenggarong — Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Camat Loa Kulu menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Evaluasi Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sektor Jasa Konstruksi yang dilaksanakan di Aula Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa, 23 Desember 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta kepatuhan para pelaku usaha jasa konstruksi terhadap kewajiban perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja. Sosialisasi ini juga menjadi forum evaluasi atas pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang telah berjalan, khususnya di sektor jasa konstruksi yang memiliki tingkat risiko kerja cukup tinggi.
Plt. Sekcam Loa Kulu menyampaikan bahwa keikutsertaan pemerintah kecamatan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi tenaga kerja. Menurutnya, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting untuk menjamin keselamatan, kesejahteraan, serta keberlangsungan kerja para pekerja, terutama di sektor konstruksi.

Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan sosialisasi dan evaluasi ini, para pelaku usaha dapat semakin memahami kewajiban serta manfaat dari kepatuhan terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi tenaga kerja yang bekerja tanpa perlindungan jaminan sosial, sehingga risiko kerja dapat diminimalisir.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan perangkat daerah, instansi terkait, serta para pelaku usaha jasa konstruksi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Acara berlangsung dengan lancar dan diisi dengan pemaparan materi, diskusi, serta evaluasi bersama guna mendorong peningkatan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berkomitmen untuk meningkatkan perlindungan tenaga kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan berkelanjutan, khususnya di sektor jasa konstruksi.
Selain sebagai sarana sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, serta para pelaku usaha jasa konstruksi dalam mewujudkan perlindungan tenaga kerja yang menyeluruh. Kepatuhan terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh pihak terkait.

Dalam pemaparan materi, disampaikan pula mengenai jenis-jenis program jaminan sosial ketenagakerjaan yang wajib diikuti oleh pekerja sektor jasa konstruksi, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Program tersebut dinilai sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya apabila terjadi risiko kerja di lapangan.
Plt. Sekcam Loa Kulu menambahkan bahwa peran pemerintah kecamatan adalah mendorong serta mengawal pelaksanaan kebijakan di tingkat wilayah, termasuk memastikan seluruh kegiatan pembangunan yang melibatkan jasa konstruksi telah memenuhi aspek perlindungan ketenagakerjaan. Ia juga mengimbau kepada para pelaku usaha agar tidak mengabaikan kewajiban administratif dan kepesertaan jaminan sosial bagi para pekerjanya.
Melalui kegiatan evaluasi ini, diharapkan dapat diketahui kendala-kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga ke depan dapat dirumuskan solusi yang tepat dan berkelanjutan. Evaluasi kepatuhan ini juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap sektor jasa konstruksi.
Kegiatan sosialisasi dan evaluasi tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, pertanyaan, serta pengalaman terkait penerapan jaminan sosial ketenagakerjaan di lapangan. Dengan adanya forum ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan pelaku usaha.





