Team Peliput : Rahmadani
Loa Kulu, 31 Maret 2026 — Dalam upaya memastikan kelancaran pelaksanaan program serta menjaga standar kebersihan lingkungan, Kasi Pelayanan Umum bersama Kasi Trantib Kecamatan Loa Kulu didampingi Tim Satgas MBG melaksanakan kegiatan monitoring terhadap SPPG yang berada di Desa Rempanga, pada Selasa (31/03/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan operasional dapur MBG serta memastikan bahwa standar kebersihan dan kesehatan lingkungan tetap terjaga dengan baik. Monitoring dilakukan di beberapa titik dapur MBG yang beroperasi di wilayah Kecamatan Loa Kulu, dengan fokus utama pada kondisi sanitasi, pengolahan bahan makanan, serta tata kelola lingkungan sekitar dapur.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari kebersihan area dapur, kelayakan peralatan yang digunakan, hingga sistem pengelolaan limbah. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
Kasi Pelayanan Umum menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, Kasi Trantib menambahkan bahwa aspek ketertiban dan kebersihan lingkungan menjadi perhatian penting demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Tim Satgas MBG juga memberikan beberapa masukan kepada pengelola dapur terkait peningkatan kebersihan dan efisiensi operasional. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga standar kebersihan yang telah ditetapkan.
Selain itu, kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana evaluasi langsung terhadap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Beberapa pengelola dapur MBG menyampaikan masukan terkait kebutuhan sarana pendukung serta penguatan koordinasi antar pihak terkait. Hal ini menjadi perhatian bagi tim untuk ditindaklanjuti dalam perbaikan ke depan.
Tim juga mengingatkan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan dapur, termasuk penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan penutup kepala saat proses pengolahan makanan berlangsung. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kualitas makanan yang dihasilkan tetap higienis dan aman untuk dikonsumsi.

Di sisi lain, aspek keamanan lingkungan turut menjadi perhatian dalam monitoring ini. Kasi Trantib menegaskan bahwa lingkungan dapur harus tetap tertib, aman, serta terbebas dari potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas operasional. Pengelola diimbau untuk selalu menjaga ketertiban dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan kendala.
Kegiatan monitoring ditutup dengan dokumentasi serta penyusunan laporan hasil kegiatan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Pemerintah Kecamatan Loa Kulu berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan program MBG berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, tim satgas, dan pengelola dapur, diharapkan kualitas pelayanan program MBG di Kecamatan Loa Kulu semakin meningkat dari waktu ke waktu.






