Team Peliput : Rahmadani
Loa Kulu — Selasa, 9 Desember 2025
Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Loa Kulu, Muhammad Fadli, S.Sos, menerima kunjungan study tiru Bank Sampah Desa Rempanga di TPS3R Loa Kulu / Bank Sampah Induk Simpanmas Loa Kulu, Selasa (9/12). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah berjalan baik di Kecamatan Loa Kulu.
Rombongan peserta study tiru disambut langsung oleh Muhammad Fadli setibanya di lokasi. Dalam sambutan pembukanya, ia menyampaikan bahwa pengelolaan bank sampah merupakan salah satu upaya strategis dalam mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kepedulian lingkungan di tingkat desa dan kecamatan.

Dalam sesi pemaparan, Muhammad Fadli menjelaskan secara detail mengenai jenis-jenis sampah yang memiliki nilai ekonomis, seperti botol plastik, kardus, kertas, kaleng, alumunium, hingga plastik campuran tertentu yang masih dapat didaur ulang. Ia menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah merupakan kunci utama keberhasilan bank sampah.
Lebih lanjut, ia juga memaparkan sistem administrasi bank sampah, mulai dari proses pencatatan nasabah, penimbangan, penetapan harga per kilogram, hingga mekanisme tabungan yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Administrasi yang rapi dan transparan, menurutnya, sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan kegiatan.
Setelah sesi materi, peserta study tiru diajak berkeliling melihat langsung alur kerja di TPS3R Loa Kulu. Mereka diperlihatkan bagaimana sampah dipilah berdasarkan kategori, proses pembersihan dan pengeringan, hingga proses packing yang dilakukan sebelum sampah siap dijual kepada pengepul. Melalui tur ini, peserta dapat memahami bahwa pengelolaan sampah bukan hanya sekadar mengumpulkan, tetapi juga membutuhkan ketelitian dan ketepatan dalam setiap tahapan.

Kegiatan berjalan interaktif dengan sesi tanya jawab. Peserta terlihat antusias menanyakan berbagai hal, mulai dari tantangan dalam pengelolaan harian, strategi meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi nasabah, hingga tips menjaga kualitas hasil pemilahan agar nilai jual tetap tinggi.
Muhammad Fadli juga menyampaikan bahwa TPS3R Loa Kulu terus mendorong kolaborasi antar desa dalam pengelolaan sampah. Ia berharap kunjungan study tiru ini menjadi awal kerja sama yang lebih luas antara Desa Rempanga dan Loa Kulu, terutama dalam menciptakan program pengurangan sampah yang berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Peserta study tiru mengapresiasi sambutan hangat dan penjelasan komprehensif dari pihak TPS3R Loa Kulu. Mereka menilai sistem yang diterapkan Bank Sampah Induk Simpanmas dapat menjadi contoh baik untuk diadaptasi di Desa Rempanga sesuai kebutuhan setempat.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan harapan bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus berkembang sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong ekonomi sirkular di tingkat desa dan kecamatan.





