LOA KULU – Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai kegiatan jamuan sederhana Camat Loa Kulu, H. Adriansyah, S.H., bersama masyarakat Kecamatan Loa Kulu yang berlangsung di kawasan Eks Kayumas, Loa Kulu. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan sekaligus ajang perpisahan menjelang berakhirnya masa pengabdian beliau sebagai Camat Loa Kulu.
Terhitung mulai 1 November 2026, H. Adriansyah, S.H. akan memasuki masa purna bakti setelah menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintahan. Sebagai bentuk ungkapan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya, beliau mengundang masyarakat untuk hadir dan menikmati jamuan makan gratis dalam suasana sederhana, akrab, dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan perpisahan, melainkan juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat yang selama ini berjalan bersama dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan di Kecamatan Loa Kulu.

Jamuan Sederhana, Makna Kebersamaan yang Mendalam
Dengan mengusung semangat kebersamaan, jamuan yang digelar di Eks Kayumas tersebut menghadirkan suasana santai dan hangat. Masyarakat dari berbagai kalangan dapat berkumpul, menikmati hidangan bersama, serta berbagi cerita dan kenangan selama masa kepemimpinan Camat Loa Kulu.
Kesederhanaan acara justru menjadi bagian yang bermakna. Tidak berorientasi pada kemewahan, kegiatan ini mengedepankan kebersamaan dan silaturahmi sebagai bentuk kedekatan antara H. Adriansyah, S.H. dengan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan tugasnya.
Momen tersebut juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan rasa terima kasih dan mengenang kebersamaan selama beliau menjalankan amanah sebagai Camat Loa Kulu.

Pamit Menjelang Purna Bakti, Camat Loa Kulu Sampaikan Permohonan Maaf
Dalam sambutannya, H. Adriansyah, S.H. menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Loa Kulu apabila selama menjalankan tugas dan pengabdiannya terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan.
Dengan penuh kerendahan hati, beliau memohon agar segala kekurangan dan kesalahan selama masa jabatannya dapat dimaafkan. Pesan tersebut menjadi bagian penting dari momen perpisahan, sekaligus mencerminkan keinginan untuk menutup masa pengabdian dengan hati yang lapang dan hubungan silaturahmi yang tetap terjaga.
Permohonan maaf itu juga menjadi pengingat bahwa dalam menjalankan tugas pemerintahan, setiap perjalanan tentu memiliki tantangan dan kekurangan. Namun, kebersamaan, komunikasi, serta dukungan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan amanah pelayanan publik.

Pengabdian Berakhir, Silaturahmi Tetap Terjalin
Memasuki masa purna bakti bukan berarti hubungan dengan masyarakat harus berakhir. Justru, momen ini menjadi penanda berakhirnya satu babak pengabdian sekaligus awal dari perjalanan baru setelah bertahun-tahun menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintahan.
Bagi masyarakat Loa Kulu, pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mengenang kebersamaan bersama Camat Loa Kulu yang selama masa jabatannya menjadi bagian dari dinamika pemerintahan dan kehidupan masyarakat setempat.
Jamuan sederhana ini menyampaikan pesan bahwa nilai pengabdian tidak semata-mata diukur dari jabatan yang diemban, tetapi juga dari hubungan baik, ketulusan, dan kenangan yang ditinggalkan bersama masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, H. Adriansyah, S.H. menutup masa pengabdiannya sebagai Camat Loa Kulu dengan pesan sederhana namun bermakna: permohonan maaf, rasa terima kasih, dan harapan agar silaturahmi bersama masyarakat tetap terjaga.
Jabatan boleh berakhir, masa pengabdian boleh memasuki penghujung, tetapi kebersamaan dan kenangan akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Kecamatan Loa Kulu.





