Team Peliiput : Melintas
Tenggarong – Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Loa Kulu, Khairuddinata, S.IP., M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Pembukaan Santiaji Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXXVIII Tahun Akademik 2025/2026 yang dilaksanakan di Ruang Serba Guna Bappeda Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa peserta KKN yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Santiaji merupakan salah satu tahapan penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi KKN. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali berbagai informasi mengenai kondisi wilayah, tata kelola pemerintahan, karakteristik masyarakat, hingga strategi pelaksanaan program kerja agar mampu memberikan kontribusi yang nyata selama menjalankan pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, Sekcam Loa Kulu menyampaikan materi mengenai peran pemerintah kecamatan dalam mendukung pembangunan desa serta pentingnya sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program akademik, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui inovasi, edukasi, dan pendampingan.
Khairuddinata menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan KKN sangat ditentukan oleh kemampuan mahasiswa dalam membangun komunikasi, memahami kondisi sosial masyarakat, serta menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan pendekatan yang humanis dan partisipatif, berbagai program yang dirancang akan lebih mudah diterima dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menggali potensi lokal yang dimiliki setiap desa sebagai dasar penyusunan program kerja. Potensi di bidang pertanian, UMKM, lingkungan, pendidikan, kesehatan, maupun budaya dapat menjadi fokus kegiatan yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan daerah.

Selain itu, Sekcam Loa Kulu menekankan pentingnya menjaga etika, disiplin, serta nama baik almamater selama berada di lokasi KKN. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong, menghormati adat istiadat setempat, serta membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait tantangan yang mungkin dihadapi selama pelaksanaan KKN. Berbagai pengalaman lapangan yang dibagikan oleh narasumber menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sebelum terjun langsung ke masyarakat.
Melalui kegiatan santiaji ini, diharapkan seluruh peserta KKN memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai tugas dan tanggung jawabnya selama berada di lokasi pengabdian. Pembekalan yang diberikan juga menjadi langkah awal dalam membentuk mahasiswa yang adaptif, inovatif, serta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan program-program yang bermanfaat.
Keikutsertaan Sekcam Loa Kulu sebagai narasumber merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Loa Kulu dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa-desa di Kabupaten Kutai Kartanegara.






