Team Pelput : Robiansyah & Rahmadani
Loa Kulu – Pemerintah Kecamatan Loa Kulu menggelar Rapat Koordinasi Pembinaan Pertama Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Gedung BPU Kecamatan Loa Kulu.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Camat Loa Kulu dan dihadiri oleh perwakilan dinas terkait, kepala desa yang terpilih sebagai desa binaan program Desa Cantik, serta para agen statistik dari masing-masing desa di wilayah Kecamatan Loa Kulu.
Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Loa Kulu menekankan pentingnya data yang akurat, mutakhir, dan terpadu sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan desa. Ia menyampaikan bahwa program Desa Cinta Statistik merupakan upaya konkret pemerintah untuk mendorong desa agar lebih mandiri dalam pengelolaan dan pemanfaatan data.

“Data yang berkualitas adalah kunci dalam menentukan arah kebijakan yang tepat. Melalui program ini, desa diharapkan mampu menyajikan data yang valid sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi awal untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan terkait pelaksanaan program Desa Cantik. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal, mulai dari mekanisme pembinaan, peran agen statistik desa, hingga strategi pengumpulan dan pengolahan data yang sistematis.
Perwakilan dari dinas terkait turut memberikan pemaparan mengenai pentingnya sinergi antar lembaga dalam mendukung keberhasilan program ini. Mereka juga menegaskan komitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan kepada desa-desa yang terlibat.

Sementara itu, para kepala desa yang terpilih sebagai desa binaan menyambut baik pelaksanaan program ini. Mereka menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam bidang pengelolaan data dan statistik.
Para agen statistik desa yang hadir juga diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam pengumpulan data di lapangan. Peran mereka dinilai sangat penting dalam memastikan data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat.

Suasana rapat berlangsung interaktif, dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai masukan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam mendukung suksesnya program Desa Cinta Statistik.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbentuk komitmen bersama dalam membangun budaya sadar data di tingkat desa. Program Desa Cantik di Kecamatan Loa Kulu diharapkan mampu menjadi contoh dalam pengelolaan data yang baik, sehingga dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terarah, dan berkelanjutan.






