Team Peliput : Rahmadani
Tenggarong – Camat Loa Kulu turut hadir dalam kegiatan apel gabungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) yang dilaksanakan di Tangga Arung Square, Tenggarong. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin pertama di tahun 2026 dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Kukar.
Apel gabungan tersebut dirangkai dengan peresmian Tangga Arung Square, ruang terbuka hijau (RTH), serta Musholla Al Muhajirin. Peresmian ini menjadi penanda selesainya revitalisasi kawasan Pasar Tangga Arung yang kini hadir dengan wajah baru sebagai pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang representatif bagi masyarakat.

Dalam arahannya pada apel gabungan, Bupati Kutai Kartanegara menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menata kawasan Tangga Arung Square secara tertib dan berkelanjutan. Bupati secara khusus menekankan bahwa tidak diperbolehkan lagi adanya praktik jual beli lapak di kawasan Tangga Arung Square. Penegasan ini disampaikan guna menciptakan keadilan, ketertiban, serta kenyamanan bagi seluruh pelaku usaha dan pengunjung.
Tangga Arung Square merupakan hasil revitalisasi Pasar Tangga Arung yang dirancang dengan konsep modern dan terintegrasi. Pada lantai satu, kawasan ini difokuskan untuk aktivitas penjualan konveksi, sementara lantai dua diperuntukkan bagi pelaku usaha kuliner. Penataan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Kehadiran Camat Loa Kulu dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan pemerintah kecamatan terhadap program dan kebijakan Pemkab Kukar, khususnya dalam penataan kawasan strategis dan pengembangan pusat ekonomi kerakyatan. Diharapkan, dengan peresmian Tangga Arung Square ini, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang ada secara optimal serta bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.
Bupati Kutai Kartanegara juga menyampaikan bahwa keberadaan Tangga Arung Square diharapkan tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Dengan adanya ruang terbuka hijau dan fasilitas ibadah berupa Musholla Al Muhajirin, kawasan ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus mendukung aktivitas masyarakat secara menyeluruh.


Selain itu, Bupati menegaskan pentingnya peran seluruh perangkat daerah, termasuk pemerintah kecamatan dan kelurahan, dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap para pedagang. Hal ini bertujuan agar aturan yang telah ditetapkan dapat dijalankan dengan baik, khususnya terkait penempatan lapak dan pemanfaatan fasilitas yang tersedia di Tangga Arung Square.
Camat Loa Kulu menyambut baik peresmian kawasan tersebut dan berharap konsep penataan yang diterapkan di Tangga Arung Square dapat menjadi contoh bagi pengelolaan pasar dan ruang publik di wilayah lain. Menurutnya, penataan yang rapi dan terarah akan memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat serta citra daerah. Dengan dilaksanakannya apel gabungan dan peresmian ini, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pembangunan yang berorientasi pada pelayanan publik. Diharapkan, keberadaan Tangga Arung Square dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta menjadi ikon baru kebanggaan Kabupaten Kutai Kartanegara di awal tahun 2026






