Team Peliput : Robiansyah & Rahmadani
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Camat Loa Kulu menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Desain Besar Pembangunan Kependudukan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Meeting Room Hotel Qubika IKN.
FGD ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penyusunan perencanaan strategis pembangunan kependudukan di kawasan IKN dan wilayah penyangga. Dalam forum tersebut dibahas berbagai isu strategis, antara lain dinamika kependudukan, proyeksi pertumbuhan penduduk, pengendalian penduduk, serta kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan IKN yang berkelanjutan.
Adapun narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yaitu Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng., yang memaparkan arah kebijakan dan strategi pengendalian penduduk dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di kawasan IKN.

Kegiatan ini juga diisi dengan sambutan dan arahan dari Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara, Drs. H. Alimuddin, M.Si. Dalam arahannya disampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, otorita IKN, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan, berwawasan sosial budaya, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
FGD ini turut dihadiri oleh perwakilan kementerian terkait, perangkat daerah, akademisi, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memberikan masukan yang komprehensif dan konstruktif dalam penyusunan desain besar pembangunan kependudukan IKN.
Plt. Sekcam Loa Kulu menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini menjadi wadah yang sangat strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan program pembangunan kependudukan antara pemerintah pusat dan daerah. Hasil dari FGD ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan kependudukan yang terarah, terpadu, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di kawasan IKN dan sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud perencanaan pembangunan kependudukan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, seiring dengan percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Dalam sesi diskusi , para peserta FGD diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, saran, serta pengalaman daerah masing-masing terkait pengelolaan dan pengendalian penduduk. Isu-isu seperti persebaran penduduk, kesiapan pelayanan dasar, ketenagakerjaan, serta dampak sosial pembangunan IKN menjadi topik yang mendapat perhatian khusus dalam pembahasan.
Plt. Sekcam Loa Kulu menilai bahwa keterlibatan pemerintah kecamatan dalam forum ini sangat penting, mengingat Kecamatan Loa Kulu merupakan salah satu wilayah yang berpotensi terdampak secara langsung maupun tidak langsung oleh pembangunan IKN. Oleh karena itu, masukan dari tingkat kecamatan diharapkan dapat memperkaya penyusunan desain besar pembangunan kependudukan yang lebih realistis dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selain sebagai forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi dan penguatan sinergi antarinstansi, baik di tingkat pusat, otorita IKN, maupun pemerintah daerah. Dengan adanya kesamaan persepsi dan komitmen bersama, diharapkan kebijakan pembangunan kependudukan dapat diimplementasikan secara efektif dan berkesinambungan.
Sebagai penutup, seluruh peserta FGD menyepakati pentingnya tindak lanjut hasil diskusi dalam bentuk rekomendasi kebijakan yang terukur. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu menjadi pedoman dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kependudukan IKN ke depan, sehingga pertumbuhan penduduk dapat dikelola secara seimbang, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.





